You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Pertanyakan Soal RPTRA Jadi Sarang Predator
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

RPTRA Efektif Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kembali menegaskan bahwa keberadaan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) cukup efektif untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di Jakarta.

Jika enggak ada RPTRA, anak-anak bisa dipancing ke rumah pelaku tindak kekerasan

Dengan adanya RPTRA, kata Basuki, seluruh masyarakat dapat memantau gerak gerik anak dan jika ada yang berbuat aneh bisa langsung diketahui. 

"Justru kalau enggak ada tempat terbuka seperti ini (RPTRA), anak-anak bisa dipancing ke rumah pelaku tindak kekerasan," ujar Basuki, saat peresmian RPTRA Rusun Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (23/12).

Asumsi RPTRA Bisa Jadi Sarang Pelaku Asusila Berlebihan

Pernyataan Basuki ini sekaligus menyanggah penilaian Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, yang menyebut RPTRA bisa memicu timbulnya pelaku paedefolia yang mengintai anak-anak.

"Saya enggak tahu, kalau Komnas PA mengatakan ini tidak baik, ya kayak gimana, kasih tahu saya. Apa semua anak mau dipasangin chip gitu, dimonitor," ucap Basuki.  

Basuki bertekad akan terus membangun RPTRA di lima wilayah kota untuk menambah sarana bermain anak dan interaksi warga, sehingga dapat saling kenal dan menjaga.

"Jika warga berinterakasi, saling kenal, kalau terjadi sesuatu dapat diketahui bersama," tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye12982 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11295 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6759 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3623 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1703 personFolmer